Single Post

Berilmu dan Beramal

Seorang muslim harus bisa menggabungkan antara ilmu dan amal secara bersamaan. Itulah jalan lurus yang Allah sebutkan di dalam surat Al-Fatihah ayat enam sampai tujuh. Keilmuan tanpa pengamalan, atau semangat dalam ibadah tanpa bekal ilmu yang cukup adalah jalan orang yang dimurkai dan jalan orang yang tersesat. Berilmu sebelum beramal, sebuah penjagaan agar amalan tidak menyeleweng dari kebenaran.

Pengetahuan tentang Islam bukan hanya dibicarakan, didiskusikan atau diseminarkan tanpa adanya praktik dalam keseharian. Lebih ironis lagi jika amalan justru tidak mencerminkan pengetahuan yang dibicarakan. Islam bukan hanya berkutat pada teori belaka atau berjalan di atas konsep yang kosong. Islam dipelajari untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sikap pertengahan harus selalu diperhatikan dalam berilmu dan beramal. Tidak boleh hanya menekankan ilmu tanpa diiringi dengan praktik nyata. Sebaliknya, tidak boleh hanya menekankan amalan tanpa ilmu yang cukup. Tetap belajar untuk mengumpulkan ilmu dan tetap semangat untuk mengamalkan ilmu dalam keseharian.

Diary BMS, Selasa 24 Rabi’ul Awwal 1437 H / 05 Januari 2016 M

BBM : 5C9A0865
Whatsapp : 0853-6491-5817
Twitter : @MenujuSurga_BMS
Telegram : @bersamamenujusurga
Facebook : Bersama Menuju Surga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *