Single Post

Pelajaran Dari Momen Ujian

“Saya sedih kalau melihat teman-teman yang gagal ketika ujian. Sebaliknya saya ikut senang kalau banyak yang lulus dan mendapatkan nilai yang bagus”

Hanya diam mendengarkan, sepertinya masih ingin melanjutkan. “Kenapa mas?” Ujarku menanggapi. Berharap penjelasan yang lebih dari ucapannya.

Secara usia dia lebih tua dariku. Mungkin sekitar tujuh atau delapan tahun lebih, kira-kira segitulah. Sikapnya yang penuh wibawa membuatku semakin segan kepadanya. Orangnya pendiam karena ia berusaha untuk berbicara yang hal baik atau jika tidak bisa, maka dia memilih untuk diam.

“Nilai memang bukan segalanya, tapi setidaknya bisa memberikan gambaran tentang sebuah pemahaman. Meskipun nilai bukan tolak ukur yang baku, tapi ia bisa menjelaskan tentang sesuatu. Kita sedang belajar agama dan kemungkinan besar akan menjadi dai. Kalau calon dainya tidak memahami ilmu agama dengan baik, atau dia tidak lulus ketika ujian, bagaimana dengan nasib orang yang didakwahinya? Kalau dainya tidak punya ilmu, apa yang akan disampaikannya? Sekali lagi, nilai memang bukan segalanya.

Sebaliknya, kalau ada calon dai yang semangat dalam belajar agama, dimudahkan untuk menghafal firman Allah dan hadis Rasulullah, diberi taufik untuk berakhlak mulia dan selalu tawaduk, saya juga ikut senang. Harapannya ketika dia kembali ke masyarakat dia bisa mendakwahkan Islam dengan baik.”

Singkat, tapi syarat dengan makna. Terkadang persaingan untuk menjadi yang terbaik membuat kita lupa dengan tujuan yang sebenarnya. Bukan melarang untuk mendapatkan nilai yang tinggi. Tapi keikhlasan dan ketulusan hati dalam mempelajari agama Allah, mengamalkannya dan mendakwahkannya butuh untuk terus diperhatikan.

Momen UAS memang punya kesan yang berbeda dan pelajaran yang luar biasa. Berdakwah untuk meninggikan agama Allah, bukan untuk meninggikan popularitas orang yang berdakwah.

Diary BMS, Kamis, 27 Rabi’ul Awwal 1437 H / 07 Januari 2016 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *