Single Post

Pengikat Nikmat

Tau gak sih kalau lupa itu salah satu nikmat Allah yang tidak terbilang besarnya. Coba deh bayangin misal saat ini tiap semua kejadian yang pernah kita alami berputar dalam satu waktu yang bersamaan. Tidak ada yang dilupakan namun diingat semua dalam satu waktu itu. Gimana?

Kejadian yang pelik diputar bersamaan dengan kejadian dimana kita saat itu menangis haru karena bahagia, lalu ditindih lagi dengan kejadian lain yang lebih pelik lagi dan begitu seterusnya. Nah lho..

Tentu rasanya amat membingungkan. Otak kita akan kehilangan fokus dan tidak menutup kemungkinan suatu saat kita bisa kehilangan akal sehat karena hal tersebut. Pun efeknya sangat buruk karena gak akan ada yang bisa kita lakuin kalau sudah begini.

Nah, kita harusnya tersentil dengan hal-hal sederhana seperti ini. Setidaknya melintaskan dalam pikiran dan merasa yakin bahwa apapun yang Allah ciptakan selalu ada hikmah didalamnya, gak mungkin gak ada misalnya hal sederhana seperti yang dijelaskan diatas.

Maka hendaklah kita bersyukur atas nikmat yang Allah kasih kepada kita karena seperti yang dikatakan oleh syaikh Abdullah bin Shalih al-Fauzan bahwa syukur itu merupakan pengikat nikmat-nikmat yang ada saat ini dan pembawa nikmat-nikmat yang hilang.

Waah syukur itu urgent banget kan ya. Yuk bersyukur.

Referensi : Kitab Kaifa Nakuunu Min asy-Syaakirin karya syaikh Abdullah bin Shalih al-Fauzan.

-Ummu Utsman-

pedulimuslimah.com||@bersamamenujusurga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *