Single Post

Ingat Manusia Jadi Penyakit, Ingat Allah Jadi Obat

Abdullah bin ‘Aun mengatakan bahwa “Mengingat manusia adalah penyakit dan mengingat Allah adalah obat”.

Kemudian Imam Adz-Dzahabi menanggapi perkataan tersebut dengan ucapannya,

إِي وَاللهِ، فَالعَجَبَ مِنَّا وَمِنْ جَهْلِنَا كَيْفَ نَدَعُ الدَّوَاءَ وَنَقْتَحِمُ الدَّاءَ؟

“Iya, Demi Allah. Kadang kita sampai heran sendiri melihat kebodohan kita. Obatnya dibuang-buang, penyakitnya justru dikumpulin.” (Siyar A’lam An-Nubala’, 6/369)

﴿الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ﴾ [الرعد: 28]

“Orang-orang yang beriman hati mereka merasa tenang dengan zikir mengingat Allah. Ketahuilah bahwa zikir mengingat Allah membuat hati jadi tenang” QS. Ar-Ra’du: 28

Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan taufik dari Allah untuk bisa khusyu dalam shalat dan dimudahkan untuk zikir mengingat Allah.

www.muslimplus.net || www.pedulimuslimah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *