Single Post

Bahagia Yang Mengherankan

Ketika takut terhadap sesuatu, hal yang seharusnya dilakukan adalah menjauh dari hal yang ditakuti. Menjauh sejauh-jauhnya. Namun aneh, ada satu rasa takut yang justru bekerja sebaliknya.

Semakin besar rasa takut, semakin besar pula keinginan untuk mendekat. Padahal air mata mendesak keluar, lutut gemetar, gigi pun bergemeletuk karena takut. Sekali lagi, ini aneh. Kenapa rasa takut bisa membuat sesorang semakin mendekat?

Dalam hal lain, ketika seseorang merasa bersalah kepada sesama, ada rasa hina yang menyelimuti ketika harus memohon maaf. Perasaan direndahkan yang membuat hati sangat menderita dan terkukung dalam kesedihan.

Jika suatu ketika ada hal yang menjatuhkan harga dirinya, membuatnya harus mengiba, menangis, memohon maaf, ternyata itu semakin membuatnya bahagia tanpa seditpun rasa menderita. Merasa hina tapi justru berbahagia.

Itulah rasa takut sebagai bentuk penghambaan seseorang kepada Allah azza wa jalla. Takut pada-Nya namun semakin mendekat kepada-Nya, merasa hina dihadapan-Nya namun semakin berbahagia hati dibuatnya. Begitulah, segala bentuk ibadah kepada Allah selalu indah. Termasuk rasa takut dan rasa hina sebagai seorang hamba-Nya.

@ Bima, 7 jumadil ula 1437 H|16 februari 2016

Penulis : Ummu Utsman
Artikel : Bersama Menuju Surga

BBM : 5C9A0865
Whatsapp : 0853-6491-5817
Twitter : @MenujuSurga_BMS
Telegram : @bersamamenujusurga
Facebook : Bersama Menuju Surga
Line : http://line.me/ti/p/%40utu8587h

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *