Single Post

Ketika beramal karena dunia

Beramal akhirat untuk mendapatkan dunia semata; sungguh merugi dan celaka. Pujian manusia, popularitas, status sebagai orang yang dermawan, pemilik bacaan Al-Qur’an yang baik, atau gelar sebagai orang yang rajin puasa Senin Kamis; Allah akan berikan untuk hamba pencari dunia.

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لا يُبْخَسُونَ

Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Kita ingin pujian manusia, Allah akan beri….
Kita hanya ingin menjadi terkenal, Allah akan beri….
Kita hanya ingin diberi lebel ustadz, Allah beri….

Bahkan Allah sebutkan di ayat tersebut, Di dunia mereka tidak akan dirugikan, dan mereka akan mendapatkan apa yang diinginkan dengan sempurna.

Kita akan diberi suara tilawah Quran yang merdu dan orang-orang benar-benar terkagum-kagum dengan bacaan kita.

Kita akan diberi kecukupan harta, sehingga kita bisa berinfaq dan orang-orang lantas memuji kita dengan label DERMAWAN.

Kita akan diberikan Allah keberanian dan kekuatan, kecakapan dalam berjihad, sehingga kita pun berangkat ke medan jihad dan mati disana, lalu orang-orang menyebut kita sebagai mujahidin yang gugur di jalan Allah.

Kita akan diberikan kefasihan dalam berbicara, kemampuan public speaking yang mumpuni, lalu orang-orang duduk manis menikmati khutbah dan pidato kita, maka kita menjadi terkenal sebagai orang yang ahli berkhutbah.

Jika tujuan kita hanya untuk itu, maka simaklah kabar sekaligus ancaman dari Allah:

أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الآخِرَةِ إِلا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan?

Semua itu hanya mentok di dunia, dan tidaklah apa-apa yang kita usahakan tadi berbuah pahala di sisi Allah. Naudzu billlahi min Dzalik.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam tegaskan hal ini di dalam haditsnya yang mulia, ketika beliau mengkabarkan kepada sahabatnya Abu Hurairah tentang 3 orang yang pertama kali dimasukkan ke neraka.

Seorang yang belajar Al quran, membacanya dan mengajarkannya kepada orang lain agar dikatakan orang yang Alim.

Seseorang yang menginfaqkan hartanya hanya untuk dikatakan orang yang dermawan.

Seseorang yang berjihad di medan dakwah bahkan mati disana, akan tetapi niatnya agar dikatakan sang pemberani.

Maka kelak Allah akan berkata kepada ketiga orang ini, bahwa Allah telah memenuhi keinginan mereka di dunia, akan tetapi di akhirat Allah dustakan mereka, malaikat dustakan mereka, dan Allah seret wajahnya kemudian Allah campakkan mereka ke api neraka.

Al Jazaa min jinsil Amal. (Balasan itu sesuai dengan amalan yang pernah diperbuat)

Barangsiapa yang beramal hanya untuk dunia dan berpaling dari ikhlas mengharapkan wajah Allah, maka wajah orang tersebut pun akan dihinakan Allah di akhirat kelak. Allah akan seret wajahnya dan Allah campakkan ia ke neraka jahanam.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hambanya yang mukhlishin. Aamiin.

Diary BMS, Senin 25 Januari 2016

BBM : 5C9A0865
Whatsapp : 0853-6491-5817
Twitter : @MenujuSurga_BMS
Telegram : @bersamamenujusurga
Facebook : Bersama Menuju Surga
Line : http://line.me/ti/p/%40utu8587h

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *